Redaksi
KENDARI – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) masih menunggu kedatangan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Makassar untuk melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara kasus terbakarnya Laboratorium milik PT Obsidian Stainlies Stell (PT OSS).
“Tim dari Dit Krimum Polda Sultra masih menunggu tim dari Labfor cabang Makassar, nantinya akan turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP,” jelas Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt, saat dikonfirmasi mediakendari.com, Kamis (15/8/2019).
Harry menjelaskan, saat ini, dilokasi kejadian masih diamankan personil dari Polres Konawe. “Iya mas, saat ini lokasi masih diamankan Polres Konawe,” pungkasnya.
BACA JUGA :
- BREAKING: ADV ASPIN S.H., M.H BANTAH KERAS PT SJAP “PLASMA 20% SEJAK 2023 TIDAK PERNAH SAMPAI KE WARGA WAWOONE!
- Konsorsium NGO di Konawe Minta Kejati Sultra Periksa 8 Proyek Diduga Bermasalah
- Guru Besar Hukum Prof Juanda: Penetapan Tersangka FA Tanpa Pemeriksaan Calon Tersangka Tetap Sah Secara Hukum
- Usai Live Program Jaksa Menjawab, Komisaris MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan ke Jaksa Kejari Muna
- Jampidsus, Febrie: Uang Rp476 Miliar di Rumah Sentul Ada Pemilik dan Kegiatannya
- Diduga Langgar Prosedur Mediasi, Pernyataan Lurah Asinua Konawe “Tidak Ada Tanahnya” Disorot Publik
Sebelumny diberitakan, gedung Laboratorium milik PT Obsidian Stainlies Stell di Desa Tani Indah, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, terbakar, sekitar pukul 10.45 WITA, pada Rabu (14/8/2019).
Dugaan awal, kebakaran tersebut disebabkan karena adanya percikan api dari proses pengelasan tangga yang menyambar bahan kimia. Dugaan lain, kebakaran terjadi karena adanya ledakan AC yang berada didalam laboratorium.
Akibat kejadia tersebut, 19 orang yang terdiri dari 17 perempuan dan 2 laki laki menjadi korban luka. Kebannyak korban juga mengalami pingsan diduga akibat menghirup cairan kimia. Seluruh korban saat ini sedang dirawat intensif di RS Bahtermas Kendari.











