Reporter : Hendrik B
Editor : Taya
KENDARI – Aksi damai ribuan mahasiswa dan warga Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) yang tergabung dalam Front Rakyat Sultra Bela Wawoni (FRSBW) kembali berunjuk rasa di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (14/03/2019). Mereka menuntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang ada di Konkep.
Tuntutan ini kemudian diterima dan ditandatangani langsung Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas di depan massa aksi.
Baca Juga :
- TERTANGKAP TANGAN! Subdit IV Kamneg Ditintelkam Polda Sultra, Sita 5.460 Liter Solar Subsidi Mau Masuk Tambang, 2 Sopir Diciduk di Lapoa
- DISEROBOT! Kontraktor “D” Diduga Kuasai Lahan SPK PT Oheo di IUP PT Cinta Jaya Konawe Utara, Terancam Dilapor di Polda
- Deadlock, 2 Kali Paripurna Gagal Quorum, LIRA Desak Mendagri Tegur Gubernur Sultra – Diduga Cawe-Cawe
- Bidang Politik DPP LAT Sultra Desak DPR RI, Gunakan Hak Angket, Gibran Sudah Tidak Lagi Memenuhi Syarat Jadi Wapres
- JANGGAL, 7 IUP Baru Tiba-Tiba Muncul di Konawe Utara, Kejagung Diminta Selidiki – Langgar Moratorium.
- Ketua HIPTI Sultra Desak Satgas PKH Kejagung Jalankan Hukum Paralel, Selamatkan Ekonomi Rakyat
Pada kesempatan tersebut Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Kepolisan Daerah Sultra, Kombes. Pol. Subnedih hadir di tengah massa aksi untuk menyampaikan imbauan dan terima kasih kepada demonsran atas aksi damai yang digelar hari ini.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada massa aksi yang telah menyuarakan aspirasinya dengan damai. Dalam perjalan menuju pulang massa aksi tetap kondusif, aman, dan selamat sampai tujuan,” singkatnya. (A)











