Wabup Pantau Pelaksanaan USBN di SMPN 06 Konsel

29
USBN
Wakil Bupati Konsel, Arsalim didampingi Kadis Dikbud Konsel, Saifudin saat memantau pelaksanaan USBN. Foto: Erlin

PALANGGA – Guna melihat fasilitas sekolah yang ada, Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel), Arsalim Arifin, memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada SMPN 06 Konsel Kecamatan Palangga pada Senin (16/4/2018).

Selain memantau USBN, kunjungan Arsalim sekaligus mengecek kelengkapan fasilitas untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang jatuh pada 23 April 2018 mendatang.

Sebagai penunjang ujian dan kelancaran proses belajar mengajar anak didik, Arsalim mengimbau pihak sekolah agar mengidentifikasi semua kebutuhan dan diajukan ke Pemda agar segera diberikan perhatian seperti peningkatan infrastruktur sekolah dengan mengusulkan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB).

“Itu untuk menimbulkan rasa aman dan nyaman, dan perlunya peningkatan SDM tenaga pengajar yang juga untuk meningkatkan mutu pendidikan dan akreditasi sekolah kita yang lebih baik,” jelas Arsalim.

BACA JUGA: ORI Sultra Temukan Pelanggaran dalam Pelaksanaan USBN

Mantan Kepala Bappeda Konsel ini juga menjelaskan, guna meningatkan derajat pendidikan di wilayah Konsel, Pemda telah membentuk sekolah rujukan yakni SMPN 02 Konsel di Kecamatan Laeya yang dilengkapi peralatan memadai seperti Laboratorium Komputer, sistem pembelajaran dan Perpustakaan yang lengkap serta moderen.

“Itu akan menjadi pusat pembelajaran dan pembinaan bagi sekolah-sekolah yang ada di Konsel yang memanfaatkan sarana teknologi informasi, sehingga memberikan kemudahan layanan yang lebih cepat dan akurat,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Konsel, Saifuddin menjelaskan, seluruh sekolah saat ini telah mulai melaksanakan USBN selama 4 hari yakni dari tanggal 16 – 20 April 2018.

“Soal-soal telah didistribusikan ke sekolah-sekolah tingkat pertama negeri dan swasta dengan lancar dan tepat waktu, untuk materi soal USBN 20 persen dibuat oleh pusat dan 80 persen dibuat oleh daerah setempat,” ungkapnya.


Reporter: Erlin
Editor: Kardin

LEAVE A REPLY