Ini Program Kerja Pasangan KSK-GTS Ketika Terpilih Jadi Bupati dan Wakil Bupati Konawe

71
Debat Publik
Suasana Debat Publik Pilbup Konawe, Tampak Cawabup Gusli Topan Sabara bersiap memaparkan visi-misi. Foto: Run

KONAWE – Pasangan Nomor Urut 4 Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara (KSK-GTS) mengulas program kerja pada Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe periode kerja 2018-2023 pada Jumat 11 Mei 2018.

Di debat itu, Paslon Bupati Petahana Kabupaten Konawe Pasangan Nomor Urut 4, programkan serapan 40 Ribu tenaga kerja dan program 1 juta sapi dengan target Konawe bisa swasembada daging sapi.

Gusli Topan Sabara mamaparkan, Konawe merupakan daerah kaya sumber daya alam, sehingga tidak boleh ada rakyat yang kesulitan hidup dan menganggur.

“Kehadiran industri nikel Morosi, investasi perkebunan kelapa sawit dan sektor lainnya membuka peluang serapan tenaga kerja sebesar-besarnya untuk rakyat Konawe,” papar Gusli.

Menurut Gusli, optimisme kesejahteraan rakyat sudah di depan mata dengan berbagai capaian yang dilakukan Kery Saiful Konggoasa sebagai Mantan Bupati Konawe. Namun dengan menyempurnakan program pembangunan tersebut, pasangan KSK-GTS hadir kembali untuk menyelesaikan apa yang telah diberikan selama ini.

“Kami hadir untuk menyempurnakan program lima tahun yang telah dirintis oleh Kery (Petahana Bupati Konawe) salah satunya memperhatikan sektor pertenakan melalui program satu juta ekor ternak sapi, akan menjawab swasembada daging nasional,” paparnya.

Selain itu, kandidat usungan PAN, Gerindra dan NasDem itu, optimis dengan mencanangkan program pelayanan kesehatan masyarakat Konawe melalui program Kartu Sehat Konawe (KSK) untuk 40 ribu orang.

“Pemerintahan KSK-GTS terus berupaya mencari terobosan mengoptimalkan pelayanan kesehatan masyarakat secara merata dan berkeadilan di Bumi Konawe. Konawe sebagai lumbung pangan nasional, menargetkan capaian produksi pangan beras satu juta ton gabah,” jelasnya.

Pasangan akronim KSK-GTS karena satu periode kepemimpinan sudah membuktikan capaian pembangunan yang signifikan kata Gusli dengan menjelaskan APBD selama KSK menjabat naik dari Rp 800 Miliar menjadi Rp 1,4 Triliun.

“Awal kepemimpinan KSK tahun 2013 lalu Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Konawe sekitar  Rp 800 miliar tetapi sekarang sudah mencapai Rp 1,4 triliun.


Redaksi

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.