Tangkal Radilakisme, Pemda dan Polres Konsel Gelar Pertemuan

55
Radilakisme
Wakil Ketua DPRD Konsel, Nadira SH (Kiri ujung), Wakil Bupati Konsel Arsalim Arifin (kedua dari kiri), Kapolres Konsel, Hamka Mapaitta (tengah), Kakanwil Kemenag Adnan saufi (ujung kanan), Ketua FKUB Ustadz Wildan (kedua dari kanan). Foto: Erlin

LAEYA – Terjadinya teror beberapa waktu lalu di Indonesia membuat Pemda Konawe Selatan (Konsel) dan Polres Konsel menggelar rapat terkait menangkal paham radikal dan aksi terorisme di Aula Polres Konsel, Selasa (15/05/2018).

Dalam kesempayannya, Wakil Bupati (Wabup), Arsalim Arifin mengatakan, hal yang perlu diantisipasi secara dini untuk menjaga ketentraman dan kedamaian yakni denhan membudayakan kegiatan keagamaan disetiap kerukunan umat beragama guna merekatkan perbedaan agama.

“Kita harapkan ada Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) di tingkat Kecamatan yang mempunyai peranan yang sangat dominan,” papar Arsalim.

Sementara itu, Kapolres Konsel, AKBP Hamka Mappaita mengharapkan, pihak Kepolisian, tokoh agama, lembaga dan lainnya untuk bersama menyikapi faham radikalisme dan terorisme.

“Teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya merupakan hal miris dan biadab yang tidak bisa ditoleransi,” ungkapnya.

Tempat sama, Wakil Ketua DPRD Konsel, Nadira, juga menuturkan, Polres Konsel sudah melakukan satu langkah penting untuk menjaga keamanan di masyarakat dan patut diberi apresiasi.

“Peranan FKUB jika berjalan, merupakan hal yang sangat penting bagi keamanan daerah kita. Semua intansi perlu melakukan intervensi guna mencegah paham radikalisme dan aksi teror,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB, Ustadz Wildan memaparkan, perlunya menjaga kerukunan dan daerah dalam menangkal radikalisme dan terorisme.

“Kita harus mempererat tali silaturahmi,” imbuhnya.


Reporter: Erlin
Editor: Kardin

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.