Reporter : Rahmat R.
Editor : Kang Upi
KENDARI – Direktur AMAN Center Laode Rahmat Apiti menjelaskan bahwa Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi diagendakan bakal ke Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), untuk membahas pencabutan IUP dengan masyarakat.
Menurut Laode Rahmat Apiti, pencabutan IUP di Wawonii oleh Gubernur akan disampaikan langsung ke masyarakat Konkep.
“Biar tidak bias informasi yang diterima masyarakat Wawonii, Gubernur akan berkunjung ke Konkep dalam waktu dekat,” kata Rahmat, dalam rilisnya, Kamis (14/03/2019).
Ia menyebut, selama ini isu yang beredar di Publik dipelintir pihak tertentu yang sengaja melakukan sabotas informasi sehingga isu pencabutan IUP menjadi kabur subtansinya.
Tidak hanya berkunjung ke Konkep, Gubernur Ali Mazi juga bakal mendindak lanjuti keputusannya itu dengan pembentukan tim.
“Tim ini akan mengkaji sehingga sehingga pencabutan IUP di Wawonii tidak menuai gugatan dari para pemilik IUP, serangan balik,” tegas Rahmat.
Lanjutnya, sebagai pemimpin Gubernur Ali Mazi komitmen dengan agenda-agenda yang berpihak kepada masyarakat
Baca Juga :
- Gebrakan Baru Mahasiswa Jurnalistik, Siswa SMAN 10 Kendari Diperkenalkan Cara Cerdas Menyaring Konten AI Pemilu
- Lima ASN Jadi Tersangka di Dua Kasus Korupsi di Konawe, GERAK SULTRA Pertanyakan Kesungguhan Penyidik Terhadap Kasus Makan Minum Saat Pj Bupati Harmin Ramba Rp, 9, 2 M
- Polres Konawe Tetapkan Lima ASN Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Rp883 Juta
- Dari Kabid Jadi Kadis, Hikmawaty Naik Pimpin Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra
- Tak Miliki PKKPRL dan AMDAL, Izin Tersus PT TMN Dicabut Kemenhub Tapi Masih Ngeyel Beroperasi – GERAK Sultra Desak Kejati Turun
- Polemik 5 Bokeo Mekongga Mencuat, LAT: Rusak Tatanan Budaya Suku Tolaki
“Gubernur akan mencabut permanen IUP bermasalah tapi dengan cara tidak melanggar hukum,” imbuhnya.
Ia memberkan agenda Gubernur ke Konkep nanti silaturahim dengan masyarakat Wawonii sehingga ikatan emosional dengan masyarakat terjalin dengan baik.
“Silaturahim kultural sehingga masyarakat bisa mendengarkan langsung agenda kerakyatan serta mau mendengar aspirasi masyarakat,” bebernya.
“Kemungkinan bulan Maret akan ke Konkep secara teknis lagi diatur. Silakan masyarakat Konkep nanti sampaikan secara langsung ke Gubernur saran saran dan kritik yang konstruktif,” harapnya. (B)











