Reporter : M Ardiansyah R
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Kesatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Muna Indonesia (KEPPMI) Muna Kota Kendari, mendesak agar pelaku penembakan terhadap Randi, segera ditangkap.
Plt Ketua KEPPMI Kendari, Ichal Ode Soe, mengatakan, sampai saat ini tidak ada kemajuan dalam penanganan kasus yang dilakukan oleh Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Sangat perihatin atas apa yang terjadi terhadap mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Muna, kami meminta kepada pihak berwenang untuk dapat menyelesaikan secepatnya,” kata Ichal, Selasa (1/10/2019).
Selain itu, Ichal meminta agar tim investigasi berkerja secara transparan, tanpa ada yang ditutupi, agar masyarakat tau apa yang dilakukan oleh pihak Kepolisian selama ini.
Baca Juga:
- Direktur MEK TV Serahkan Penghargaan kepada Kasi Intel Kejari Wakatobi usai Live Bahas Bahaya Judol di Jaksa Menjawab
- WEBINAR NASIONAL TERBUKA UNTUK UMUM
- Kapolres Konawe Selatan Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkades di Wilayah Tinanggea, Pastikan Kamtibmas Aman dan Kondusif
- Agenda ke-9 di Kemenkum RI, Koalisi 35 Organisasi Advokat Godok RUU Advokat, Presidium KAI Heru: Target Jadi Inisiatif Presiden ke DPR
- Rapat Kerja Cabang PERADI SAI Kendari : Membangun Solidaritas dan Kompetensi Advokat yang Berintegritas dalam Menghadapi Digitalisasi Hukum Modern
- Cipta Kondisi Kamtibmas, Ditsamapta Polda Sultra Gelar Patroli Perintis dari Malam Hingga Pagi hari di Kendari
“Apa hasil investigasi harus diungkap ke publik, jangan ada yang di tutup-tutupi, karna kami khawatir, jangan sampai, jika terlalu lama, fakta-fakta yang mengarah kepada salah pelaku bisa kabur,” tegasnya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa, khususnya dari Kabupaten Muna yang ada di Kota Kendari agar tetap mengedepankan intelektual dan menjaga situasi tetap kondusif.
Sebelumnya diberitakan, Randi, salah satu mahasiswa UHO tewas tertembak saat demonstrasi di Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019), lalu. Selain Randi, Yusuf Kardawi juga tewas usai aksi tersebut. (B)











