Reporter : Hasrun
Editor : Ismed
RUMBIA – Kartu Identitas Anak (KIA) resmi dilaunching di Bombana usai upacara pengibaran bendera 17 Agustus 2019 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kasipute.
Launching tersebut,ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Bombana, H. Tafdil bersama Wakil Bupati Johan Salim, serta Forkopimda dan para pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana.
Kadis Dukcapil Bombana, Firdaus Syamsudin menuturkan, KIA merupakan indentitas anak di wilayah Bombana dan dapat di miliki di Kantor Dukcapil setempat.
“Syaratnya yaitu, dengan membawa kartu keluarga dan KTP orang tua anak,” ujarnya kepada Mediakendari.Com. Sabtu, (17/8/2019).
BACA JUGA :
- Polres Konsel Humanis! Minggu Kasih di Gereja Siloam Punggaluku, Kasat Samapta Wakili Kapolres sampaikan Pesan Damai: Jaga Toleransi, Kuatkan Kerukunan
- Pasca Gerebek Narkoba, Polda Sultra dan TNI Patroli Bersama Warga Kampung Salo, Warga : Terima Kasih Kapolda
- VIRAL! Karyawan PT ATS Ngamuk Tak Dikasih Makan, Singgung Anak Lokal Sengaja Dibuat Menyerah
- Masa Jabatan Berakhir, Kini Nurnining Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD II Golkar Konawe, Siap Gelar Musda
- Dinginnya Subuh Keliling di Masjid An Nur, Kapolda dan Wakapolda Sultra : Keamanan Tak Bisa Sendiri, Butuh Warga
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
Dijelaskannya, kartu indentitas ini nantinya dapat dimiliki oleh anak berusia 17 an tahun kebawah. “Untuk anak berusia nol sampai lima tahun, harus membawa foto sedangkan usia 6 sampai 17 tahun tidak mesti membawa foto. Soal foto bisa direkam bisa juga dibawah langsung,” terang Firdaus.
Lebih lanjut Firdaus, menjelaskan, KIA ini nantinya akan bermanfaat bagi anak dalam administrasi pablik.
“Misalnya bisa digunakan untuk keperluan pendidikan, paspot dan juga untuk membuka rekening,” tandasnya.
Selanjutnya kata Firdaus,untuk memberikan informasi kepada warga wilayah itu, tentang Kartu Indentitas Anak, pihaknya akan melakukan sosialisasi ditingkat kecamatan dan desa. “Kita juga akan sebar baleho berisi pemberitahuan KIA di desa,” tuturnya.
Selain itu katanya, pihaknya juga siap untuk melakukan pelayanan KIA dengan cara mobile di wilayah penghasil-penghasil emas itu. “Kami juga siap melakukan pelayanan keliling,” pungkasnya. (B)











