Reporter : Hasrun
Editor : Def
KASIPUTE – Mahasiswa Kuliah Kerja Amalia (KKA), Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) yang ditempatkan di Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengagendakan bakal melakukan Penyuluhan Hukum yang akan dipusatkan di Desa Lakomea.
Koordinator Kecamatan (Korcam) Rarowatu, Muh Fadri Laulewulu mengatakan, selain melakukan kegiatan religius di desa tempat KKA, Mahasiswa juga akan melakukan Penyuluhan Hukum.
Baca Juga :
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
- Rasmin Jaya, Mahasiswa Asal Muna Barat, Terbitkan Buku “Transformasi dan Wacana di Era Distrupsi”
- Siswi Tunarungu SLBN 2 Kendari Lukis Wajah Gubernur Sultra sebagai Hadiah Ulang Tahun
- Wajah Baru OSIS SMAN 9 Kendari Perkuat Kedisiplinan dan Dorong Kreativitas Siswa
- SMA Negeri 9 Kendari Perkuat Prestasi dan Matangkan Program Pengembangan 2026
- BGN Tekankan Pentingnya Keamanan Makanan di wilayah SPPG Konawe
Kegitan tersebut, kata dia, sebagai bentuk pengabdian peserta KKA kepada masyarakat di Wilayah itu, dengan memberikan pengetahuan akan pentingnya mengetahui aturan hukum.
“Kami terlebih dahulu akan melakukan survey di Desa Lakomea, hal-hal apa saja yang sering dilakukan masyarakat terkait dengan hukum,” ucapnya pada Mediakendari.com, Minggu (10/3/2019).
Lanjutnya, penyuluhan hukum yang akan dilakukan itu, merupakan kegiatan tambahan pada kegiatan KKA. Sebab katanya, kegiatan utama KKA Mahasiswa UMK tahun 2019, yakni pengabdian di Masjid.
“Tema KKA tahun ini, Pengembangan Desa Berbasis Masjid, sementara Penyuluhan Hukum hanya kegiatan tambahan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Koordinator Desa (Kordes), Verianto menuturkan, pelaksanaan Peyuluhan Hukum di Desa Lakomea akan dilakukan pada pekan yang akan datang.
Baca Juga :
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Jembatan Rusak di Poleang Utara Kembali Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Permanen
- Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra Tekankan Nilai Takwa dan Kepedulian Sosial
- PNS di Bombana Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
- Ketua Umum OASIS Sultra Soroti Penanganan Aksi di Bombana, Minta Evaluasi
“Rencanaya minggu depan, setelah kita selesai cerdas cermat, lomba adzan di Masjid,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lakomea, Evendi sangat mendukung kegiatan tersebut, dengan harapan agar masyarakat di Wilayah yang dimpimpinya itu memiliki kesadaran tentang hukum.
“Tentu sangat bagus, umpamanya Mahasiswa mengangkat tema KDRT, sehingga masayarakat yang paham setelah mengikuti penyuluhan hukum, tidak akan lagi melakukan KDRT,” pungkasnya. (B)











