oleh

Nur Rahman Umar Jadi Ketua Demokrat Kolaka Utara

-NEWS-974 dibaca

KOLAKA UTARA – Nur Rahman Umar terpilih sebagai Ketua dewan pimpinan cabang (DPC) partai Demokrat Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) setelah melalui musyawarah cabang (Muscab) yang ke-IV.

Nur Rahman meraih 12 suara mengalahkan kandidat lain Jumarding yang hanya meraih lima suara.

Bupati Kolaka Utara itu didukung dan dipilih oleh 10 pimpinan anak cabang (PAC) antara lain PAC Wawo,Ranteangin,Lambai,Lasusua,Tiwu,Ngapa,Watunohu,Pakue,Pakue Tengah,dan Tolala, dan masing-masing 1 Suara, DPD dan DPC.

Sedangkan Jumarding didukung dan dipilih hanya lima PAC diantaranya PAC Katoi, Kodeoha, Pakue Utara, Batu Putih dan Porehu.

Demisioner Ketua Demokrat Kolut, Surahman mengatakan Nur Rahman Umar menang telak. Para PAC tersebut percaya dan yakin bahwa dibawah kepemimpinan Nur Rahman lima tahun kedepan periode 2022-2027 untuk Demokrat tentu akan bisa mempertahankan kepercayaan kepada masyarakat Kolut.

Baca Juga : DLH Muna Barat Evaluasi Pekerja Kebersihan 

“Jadi setelah muscab ini dilaksanakan maka tahap selanjutnya adalah pemilihan dan penetuan ketua akan dilangsungkan di DPP Partai Demokrat dan yang akan memilih itu adalah tim lima yang telah dibentuk oleh DPP Partai Demokrat yakni Ketua umum Partai Demokrat, Sekjen DPP Partai Demokrat BPOKK Partai Demokrat, DPD I Sultra Partai Demokrat dan Sekretaris DPD I Sultra Partai Demokrat,” ungkap Surahman.

Sementara itu, Sekretaris Demokrat Kolut, Andi Adil Makmur menambahkan terdapat enam DPC yang melaksanakan Muscab dan keenam DPC tersebut merupakan para DPC yang tertunda pelaksanaannya pada saat muscab serentak digelar beberapa bulan yang lalu antara lain DPC Kabupaten Kolut, Kolaka, Kolaka Timur, Buton Utara, Muna Barat dan Muna.

“Kami yakin bahwa bapak Bupati Kolaka Utara (Nur Rahman Umar) akan menang pada saat pemilihan ketua DPC Partai Demokrat Kolaka Utara yang akan dilakukan oleh tim lima di DPP Partai Demokrat dalam waktu dekat ini dan itu akan secepatnya dilakukan sebab akan memasuki tahapan verifikasi parpol untuk mengahadapi pemilu dan pilkada tahun 2024,” pungkasnya.

 

Reporter : Pendi