Reporter : Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI – Kapal Rumah Sakit Terapung milik TNI AL, Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso 990 telah bersandar di Dermaga Pelabuhan Bungkutoko Kendari, Minggu (17/03/2019).
Baca Juga :
- Discover The Wild Season 3 Kembali Digelar, Hadirkan Edukasi dan Pameran Satwa di Hotel Qubah Kendari
- Luar Biasa! Sultra Dipilih Jadi Percontohan Nasional KUHP-KUHAP Baru, Wakajagung, Wakapolri & Waka MA Kompak Puji Polda-Kejati-PT Sultra
- COUNTDOWN! Sisa 6 Hari Lagi, INFORMA Living Plaza Kendari Kasih Cashback 10%, Jangan Sampai Ketinggalan!
- Promo Spektakuler INFORMA Kendari: Hadirkan Nyaman di Setiap Ruang, Ada Rak WALLY Hingga Kursi Ergonomis G NEO MJOLNIR
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
Selama berlabuh ini, KRI dr Soeharso menggelar Open Ship, atau membuka kapal untuk kunjungan masyarakat umum, selama dua hari yakni Senin hingga Selasa 19 Maret 2019.
Komandan KRI dr Soeharso, Letkol Laut (P) Joko Setiyono menjelaskan, selama sandar di Dermaga Pelabuhan Bungkutoko Kendari pihaknya mengadakan open ship untuk masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra).
Momen ini, kata Joko Setiyono, diharapkan bisa dimanfaatkan mereka yang ingin melihat dari dekat KRI dr Soeharso-990, sebagai satu satunya rumah sakit kapal miliki TNI AL, sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.
“Mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WITA, KRI Suharso menggelar open ship bagi pemuda, pelajar, dan masyarakat umum yang ingin berkunjung karena Rabu pagi akan kembali ke Surabaya,” ungkap Letkol Laut (P) Joko Setiyono, di KRI dr Soeharso, Senin (18/03/2019).
Dijelaskannya, KRI dr Soeharso memiliki panjang 132 m dan lebar 22 m, serta memiliki 2 geladak untuk heli. KRI juga memiliki fasilitas berupa 1 ruang UGD, 3 ruang bedah dan 6 ruang poli spesialis, 2 ruang ICU serta dua ruang perawatan yang mampu menampung 20 pasien tiap ruangnya.
Baca Juga :
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dilaporkan ke KPK! Diduga Terima Aliran Dana Tambang Rp 2,09 Triliun PT TMS
- DPC JPKP Nasional Konkep Soroti Pemadaman Listrik Berulang di Wawonii Utara : Desak PLN Beri Penjelasan
- PT LAW Jadi Contoh Buruk Pemberdayaan, Cegah Konflik Antar Pengusaha Lokal
- SATGAS LAT Minta KAPOLRI Tindak Tegas Dugaan Pertambangan Nikel Nakal di Sultra
- PIRA Sultra Kehilangan Sosok Ibu: Fenni Anggarainy Natakusuma – Saya Bersaksi Dessy Indah Rachmat Orang Baik
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
Selain fasilitas kesehatan, KRI ini membawa 2 unit Landing craft utility (LCU) yang dapat mengangkut 2 kendaraan besar ataupun 150 personel untuk mobilisasi diperairan dangkal ataupun sungai. KRI ini juga dapat dimuati 40 truck didalamnya.
“Untuk fasiliatas kesehatan, KRI dr Soeharso 990 memiliki peralatan standar seperti halnya di Rumah Sakit Tingkat 2,” pungkasnya. (A)











