oleh

Rajiun Sebutkan Ada Pembaharuan di Tubuh Pemuda Pancasila 

-NEWS-119 dibaca

KENDARI,MEDIAKENDARI.COM – Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Pemuda Pancasila resmi dibuka, Sekretaris Karateker Pemuda Pancasila Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode M. Rajiun Tumada menyebutkan kegiatan ini melibatkan 17 kabupaten/kota di Sultra yang diwakili oleh masing-masing kabupaten.

Ia mengungkapkan pemuda Pancasila di 17 kabupaten sangat antusias pasalnya setiap daerah mewakili 50 hingga 800 orang. Ia merasa ini luar biasa bagi organisasi kemasyarakatan berbasis masa yang masih bertahan hingga saat ini.

“Pemuda Pancasila ini dilahirkan dalam rangka menjaga ideologi negara kita yaitu Pancasila dan juga mempertahankan NKRI,” kata Rajiun, Jum’at 05 Agustus 2022.

Baca Juga : Sambut HUT RI ke-77, Pj Bupati Muna Barat Bagikan Jutaan Bendera 

Rajian juga berharap hasil sidang dapat melahirkan ketua majelis pimpinan wilayah terpilih. Ia melanjutkan dirinya ikut mendaftar sebagai calon pimpinan wilayah pemuda Pancasila Sultra.

“Dekade organisasi kemasyarakatan dari generasi ke generasi melahirkan generasi cemerlang. Dengan adanya pembaharuan di tubuh pemuda Pancasila, artinya yang dulu menggunakan otot sekarang menggunakan otak artinya betul-betul Pemuda Pancasila itu direformasi mandiri dan profesional. Jadi ada pembaharuan di tubuh pemuda Pancasila,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemuda Pancasila ada dimana-mana namun tidak kemana-mana. Maksudnya bahwa hingga saat ini Pemuda Pancasila tetap exist mempertahankan ideologi negara yaitu Pancasila.

Baca Juga : Pengendara Keluhkan Debu Akibat Aktivitas Truk Tambang Pasir di Pelabuhan Kapal Malam

“Setelah muswil kami akan melaksanakan pelatihan kaderisasi ditingkat wilayah, setelah itu musyawarah di tingkat kabupaten kota hingga kecamatan,” bebernya.

Dirinya ingin meraup sebanyak-banyaknya anggota pemuda Pancasila di seluruh jazirah Sultra. Dirinya memastikan jika dirinya terpilih menjadi ketua Mejelis pimpinan wilayah anggota Pemuda Pancasila Sulawesi Tenggara akan mencapai 20 ribu anggota.

“Karena tidak semua kader Pemuda Pancasila harus yang muda. Kami tidak mengenal umur tapi dari semangat dan keinginan besar dalam rangka mempertahankan NKRI,” tutupnya.

 

Reporter: Dila Aidzin

Terkini