Reporter : Ardilan
Editor : Wiwid Abid Abadi
BAUBAU – Badan Narkotika Nasional (BNN), Sulawesi Tenggara (Sultra), mencatat, sebanyak 1.146 pecandu narkoba di Sultra telah mengikuti rehabilitasi, dan dinyatakan sembuh.
Hal itu diungkapkan Kepala BNN Propinsi Sultra, Brigjen Pol Imron Korry, saat ditemui usai menghadiri peresmian Klinik Rehabilitasi BNN Kota Baubau, Senin (3/9/2019).
Imron mengungkapkan, jumlah pecandu narkotika di Sultra saat ini berkisar antara 27.000 hingga 28.000 pecandu. Para pecandu itu, kata dia, terdiri dari pemakai narkotika jenis sabu-sabu dan ganja.
“Dari keseluruhan jumlah pecandu itu, sudah ada 1.146 yang mengikuti rehabilitasi di klinik rehabilitasi BNN, dan dinyatakan sembuh. Mereka (pecandu) mulai ikut rehabilitasi dari tahun 2017 sampai saat ini,” kata Jenderal Polisi dengan satu bintang dipundak ini.
Baca Juga:
- Kejati Sultra Lelang Serentak Barang Rampasan Negara Senilai Rp4,5 Miliar, Ada Ekskavator Hingga 20 Ribu Ton Ore Nikel Sitaan
- Ditresnarkoba Polda Sultra Ungkap Kasus Narkotika Lintas Provinsi, 6 Tersangka dan 2,3 Kilogram Sabu Diamankan di Kendari
- WALHI Sultra Bersama Aliansi Petani Medulu Tolak Pembangunan Markas Kopassus Group 5 dan Rindam di Lalonggombu-Ambesea, Desak Pengakuan Hak Tanah Rakyat
- Jubir Kerajaan Moronene Keuwia Bantah Narasi “Tanah Raja”: Tegaskan Tak Pernah Jual Tanah Warisan Masyarakat
- SISA 4 HARI! Informa Kendari Berikan Cashback Hingga 15 Persen tambah Hadiah Langsung Sofa, Jangan Sampai Ketinggalan
- Usai Minta Maaf ke Ridwan Bae, Kadis Pariwisata Sultra Ridwan Badalla Tetap Laporkan Pembuat Gaduh di Kantor Dispar Sultra ke Polda
Untuk kategori usia pecandu, Imron Korry mengatakan, para pecandu rata-rata dikategori usia produktif, dengan umur berkisar 18 hingga 38 tahun.
“Para pecandu ini kita himbau agar segera melaporkan dirinya ke BNN, agar mendapat pelayanan dan perawatan rehabilitasi. Apalagi pecandu murni, supaya terhindar dari proses pidana dengan catatan tidak terlibat jaringan,” harapnya. (B)











