Reporter : M. Ardiansyah
Editor : Kang Upi
KENDARI – Muhammad Yusuf Kardawi, mahasiswa jurusan D3 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo (UHO) dinyatakan meninggal dunia pada dini hari, Jumat (27/9/2019) di RSUD Bahteramas Kendari.
Yusuf adalah satu dari dua mahasiswa yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi penolakan RUU di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). Mahasiswa yang tewas lainnya, yakni Randi asal Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RS Bahtermas, dr. Sjarif Subjakto menuturkan, pihaknya telah berusaha memberikan penanganan cepat melakukan operasi bersama dokter bedah, atas luka yang dialami Yusuf.
“Yusuf dibawa kesini udah tidak sadar, pendarahan dibagian kepala yang mengeluarkan banyak darah, sehingga pihak RS untuk melakukan operasi langsung,” terang dr Sjarif pada mediakendari.com, Jumat, (28/9/2019).
dr. Sjarif syarif juga mengungkapkan, bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bersama Tim Dokter diketahui jika, Yusuf mengalami pendarahan akibat benturan di kepala yang di sebabkan benda tumpul.
Baca Juga:
- Bengkel Seni FISIP UHO Bangkit! Resmi Lantik 73 Anggota Baru di 5 Divisi, Siap Guncang Panggung Seni Kampus
- Jelang HUT ke-75 Humas Polri, Kabag SDM Polres Konsel AKP Sriyanto Pimpin Bakti Sosial di Gereja Siloam : Indahnya Toleransi Polri Bersama Masyarakat
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
- Gerebek Tengah Malam Buta! Polres Konawe & BNNK Sikat Sarang Narkoba di Uepai, 57 Paket Sabu 31 Gram Diamankan, Bandar Kabur.
- Gatur Lalin Kapolres Konawe, Pastikan Keselamatan Anak Sekolah dan Masyarakat
- Gubernur LIRA Sultra Salut Kapolda Himawan Mau Turun ke Jalan! Harap Kapolres Ikuti Jejaknya
“Akibat benturan di kepala sehingga tulang kepala retak, kami fokusnya penyelamatan di bagian kepala, untuk benda yang mengenai kepala, lebih mengarah pada benda tumpul, kami sudah melakukan semampu kami untuk mengatasi,” ungkapnya.
Dengan tewasnya Yusuf, maka korban tewas dari pihak mahasiswa peserta aksi Tolak RUU di DPRD Sultra menjadi dua orang, serta puluhan lainnya luka-luka. Kedua mahasiswa yang tewas tersebut berasal dari Kampus UHO.
Dalam perawatannya, Yusuf juga sempat dikunjungi Gubernur Sultra, Ketua DPRD bersama Kabinda dan Danrem 143 HO yang datang seusai operasi bedah.











