Reporter : M. Ardiansyah
Editor : Kang Upi
KENDARI – Muhammad Yusuf Kardawi, mahasiswa jurusan D3 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo (UHO) dinyatakan meninggal dunia pada dini hari, Jumat (27/9/2019) di RSUD Bahteramas Kendari.
Yusuf adalah satu dari dua mahasiswa yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi penolakan RUU di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). Mahasiswa yang tewas lainnya, yakni Randi asal Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RS Bahtermas, dr. Sjarif Subjakto menuturkan, pihaknya telah berusaha memberikan penanganan cepat melakukan operasi bersama dokter bedah, atas luka yang dialami Yusuf.
“Yusuf dibawa kesini udah tidak sadar, pendarahan dibagian kepala yang mengeluarkan banyak darah, sehingga pihak RS untuk melakukan operasi langsung,” terang dr Sjarif pada mediakendari.com, Jumat, (28/9/2019).
dr. Sjarif syarif juga mengungkapkan, bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bersama Tim Dokter diketahui jika, Yusuf mengalami pendarahan akibat benturan di kepala yang di sebabkan benda tumpul.
Baca Juga:
- Diduga Langgar Sejumlah Aturan, LSM Gerak Sultra Desak Bupati Konawe Copot Jabatan Plt Lurah Toronipa
- Polda Sultra Musnahkan 5,4 Kilogram Narkotika, Selamatkan Lebih dari 54 Ribu Jiwa dari Ancaman Penyalahgunaan
- Perdana Masuk Kantor sebagai Plt Kepala DPMD Konawe, Aswar Rasak Tuntaskan Polemik 4 Kades yang Lulus PPPK
- Penggunaan Bahasa Tolaki di Bandara Haluoleo, Ketua DPP LAT Lukman Abunawas: Langkah Pelestarian Budaya
- Tunjukan Komitmennya Kawal Hak Masyarakat Adat, SATGAS Kedaulatan Sumber Daya DPP LAT Sultra Surati PT SCM Routa
- Raih Juara I Pemilihan Nona Indonesia Sultra, Lagi, Maliqa Aurora Janiqa akan Wakili Sultra Ke Tingkat Nasional pada Pemilihan NONA Indonesia
“Akibat benturan di kepala sehingga tulang kepala retak, kami fokusnya penyelamatan di bagian kepala, untuk benda yang mengenai kepala, lebih mengarah pada benda tumpul, kami sudah melakukan semampu kami untuk mengatasi,” ungkapnya.
Dengan tewasnya Yusuf, maka korban tewas dari pihak mahasiswa peserta aksi Tolak RUU di DPRD Sultra menjadi dua orang, serta puluhan lainnya luka-luka. Kedua mahasiswa yang tewas tersebut berasal dari Kampus UHO.
Dalam perawatannya, Yusuf juga sempat dikunjungi Gubernur Sultra, Ketua DPRD bersama Kabinda dan Danrem 143 HO yang datang seusai operasi bedah.











