Editor : Taya
KENDARI – Sebagai upaya pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia, Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara terus melakukan berbagai langkah, salah satunya dengan penyuluhan Bahasa kepada media massa di Kota Kendari, Kamis (3/10/2019).
Kepala Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara, Sandra Safitri Hanan menjelaskan media massa memiliki peran penting dalam penggunaan bahasa menjadi mitra utama Kantor Bahasa dalam memasyarakatkan pengutamaan penggunaan Bahasa Indonesia.
“Tulisan dalam berita yang ada di media harusnya memahami tentang ejaan, letak kata penghubung, penggunaan istilah dan elemen lainnya,”jelasnya.
Sandra berharap dengan hadirnya media massa yang berbabasis dalam jaringan (daring) yang kian berkembang di Sulawesi Tenggara dapat menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar ketika menulis berita.
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
- Meriahkan Maulid dan HUT Kota Baubau ke-25, KKW-H Gelar Lomba Sholawat 24 Majelis Taklim
- Polri Tinggalkan Tagline “Presisi” dan Kini Usung “Polisi Bersama Masyarakat”
- 3,5 KG SABU GAGAL EDAR! Polda Sultra Tangkap Dua Pengedar di Kendari.
“Bisa disesuaikan dengan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia, sehingga penggunaan bahasa yang digunakan dalam berita yang disajikan kepada masyarakat menjadi benar,” singkatnya.
Penyuluhan ini diikuti sejumlah jurnalis di Kota Kendari dan instansi perguruan tinggi di Kota Kendari.











