oleh

Bupati Kery : PT OSS dan PT VDNI Tertinggi Investasinya di Sultra

-NEWS-168 dibaca

KONAWE – Tokoh Investasi Sulawesi Tenggara (Sultra), begitulah kira-kira sebutan yang cocok untuk disematkan kepada Bupati Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kery Saiful Konggoasa.

Kepiawaiannya mendatangkan investor asal Cina tahun 2014 untuk membangun PT VDNI dan PT OSS akhirnya berbuah hasil yang luar biasa saat ini.

Dibawah komandonya, Kery mampu membuat Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia dalam hal capaian realisasi investasi dengan nilai Rp 20,056 triliun. Hal itu dibuktikan dengan posisi Kabupaten Konawe diurutan ketujuh skala nasional untuk realisasi investasi di tahun 2021.

Baca Juga : Toyota New Fortuner Resmi Mengaspal di Kota Kendari

Seolah belum puas, Kery ingin hasil yang jauh lebih besar lagi. Tahun 2022 ini pihaknya tengah menjalankan investasi yang nilainya jauh lebih besar lagi di Kecamatan Routa.

“Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) membuka mega industri pengolahan nikel yang sama dengan di Morosi dengan nilai investasi sekitar Rp 56 triliun. Kalau sudah selesai urusan administrasi, mereka akan mulai membangun,” kata Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat jumpa pers soal penghargaan yang diterimanya dari Kementerian Investasi.

*Sejumlah alasan Kery Saiful Konggoasa disebut bapak investasi di Sultra*

Hasil yang diperoleh Kery saat ini bukanlah hal yang instan. Semua bermula dari niat, kerja keras dan kerja cerdas yang ia lakukan sejak beberapa tahun lalu. Demi hasil untuk daerahnya, Kery membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor asing yang ingin berinvestasi di Konawe hingga masuklah PT VDNI dan PT OSS yang saat ini merupakan penyumbang investasi terbesar. Hasilnya pun dirasakan masyarakat Konawe berupa lapangan kerja untuk 25 ribu warga lokal. Rencana jumlah itu akan ditambah menjadi 60 ribu tenaga kerja lokal yang bakal diserap.

Baca Juga : Pemkab Konawe Selatan Peringkat Dua Dari 17 Kabupaten di Sultra Tertinggi Realisasi Investasi

Capaian investasi Rp 20,056 T bila dihitung rupanya mampu menanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Konawe selama 14 tahun dengan rincian Rp 1,4 Triliun per tahunnya. Hasil itu sama dengan tiga periode masa jabatan Bupati. Benar-benar pencapaian yang luarbiasa.

Kery juga telah menuntaskan visi-misinya lebih awal. Bupati yang sudah menjabat dua periode itu menarget investasi yang masuk ke Konawe selama lima tahun kepemimpinan periode keduanya yakni 2018-2023 sebesar Rp 50 triliun. Diluar dugaan, target itu justru melebihi hanya dalam waktu tiga tahun saja dengan angka Rp 60 triliun.

Semakin menarik bila dibandingkan lagi dengan APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Satu tahun hasil investasi Pemda Konawe mampu menanggung lima tahun beban APBD Pemprov Sultra dengan rincian Rp 3,838 triliun pertahunnya. Ini sama artinya satu tahun kerja Kery Saiful Konggoasa sebagai Bupati mampu menghasilkan nilai setara satu periode kepemimpinan Gubernur Sultra.

 

Penulis : Redaksi

Terkini