Reporter: M. Ardiansyah R
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Sulawesi Tenggara juga ikut ambil bagian dalam ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) ke – 21 yang digelar di Sport Center, Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Total ada 7 jenis alat yang dibawa dari Sultra dan dipamerkan di tempat itu, dimana yang jadi andalan yakni Sistem Peringatan Dini Bencana Kebakaran Hutan (PDBKH).
Sultra berharap alat itu meraih prestasi nasional nantinya. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara dalam rilisnya yang diterima Mediakendari.com, Senin (23/09/2019) menyebut, alat itu mampu membaca data suhu, kelembaban udara dan titik api di suatu lokasi yang terjadi kebakaran hutan.
Baca Juga:
- GERAK Sultra Sebut Kadis Kominfo dan Pariwisata “Plasback ke Belakang saat Debat Kandidat Calon Gubernur”, Disitu Keterlibatan Gubernur ASR dalam Pusaran PT TMS
- Pengacara Andre Dermawan Soroti Klarifikasi Kadis Kominfo Sultra soal PT TMS: Seperti Humas Perusahaan
- Kasi Pidum Kejari Konawe Ajak Tahanan Salat Berjamaah, Ingatkan Dampak Perbuatan terhadap Keluarga
- Humas PT Tiran Enggan Klarifikasi Sanksi Satgas PKH, GERAK Sultra Minta Menteri Amran Evaluasi Kinerja Lapili
- CBD Konawe Utara Belum Difungsikan, Sejumlah Bagian Bangunan Rusak, GERAK-SULTRA Desak Kejati Turun
- Kembalikan Kerugian Negara dari Tata Kelola Tambang Nikel, GERAK SULTRA Minta Kejagung Tak Tebang Pilih Tangani PT CNI dan PT TMS
“Menyampaikan informasi potensi bencana kebakaran hutan kepada masyarakat di sekitar hutan melalui bunyi sirine,” tulisnya.
Alat yang diciptakan Muh Iradat dan Muh Iqbal asal Kota Baubau itu juga memimiliki keunggulan lain yakni, keunggulan sistem, daya rendah, biaya operasional murah, real time serta deteksi otomatis potensi bencana kebakaran hutan. (C)











