HUT Konut ke-13, Kekar Bajo Sultra: “Mendua Tambah Malsso Dilajuan Lubbi Alak”

Redaksi

KENDARI – Kerukunan Keluarga (Kekar) Bajo Sulawesi Tenggara ikut andil memeriahkan peringatan HUT ke-13 Kabupaten Konawe Utara (Konut), yang salah satunya pagelaran kirab budaya.

Dalam kirab budaya Festival Konasara itu, Kekar Bajo sendiri, mengutus Kecamatan Lasolo yang mayoritas penduduknya 70 persen adalah masyarakat Suku Bajo.

Barisan Kirab Budaya Bajo dipimpin Ketua Adat Bajo Kabupaten Konawe Utara, Abdul Halim Alkaf, S.Si yang juga Sekertaris Bajo Provinsi Sultra, didampingi Camat dan Sekcam Lasolo Kepulauan, serta para Kades se-Kecamatan Lasolo Kepulauan.

Ketika di Wawancarai Mediakendari.com, Abdul Halim mengatakan, setiap tahunnya dalam memperingati HUT Konawe Utara, masyarakat Bajo yang merupakan Etnis terbesar ke 2 di Kabupaten Konawe Utara, selalu berpartisipasi di Kirab Budaya tersebut.

“Hal ini tidak lepas dari kerja sama, baik antara Pemerintah Kabupaten Konut dan Kerukunan Keluarga Bajo Kabupaten Konut,” kata Abdul Halim.

Lanjutnya, di bawah kepemimpinan DR. H, Ruksamin, ST., M.Si, pemerintah aangat peduli dan memberikan perhatian terhadap sembilan kelompok Etnis di Konut, khususnya masyarakat Bajo.

Perhatian itu kata dia, dibuktikan dengan bantuan pengadaan alat kesenian dan pakaian Adat Bajo tahun 2018. Untuk 2019 lalu, Pemerintah Konut menganggarkan pembangunan Musium Bajo senilai Rp 1,7 Miliar yang akan dibangun di Desa Lemobajo.

Selain itu pemerintah Era Ruksamin, juga sudah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat pesisir, baik itu bantuan berupa kapal nelayan, alat tangkap dan alat budidaya karamba jaring apung.

“Di hari jadi Konawe Utara yang ke 13, saya mewali segenap masyarakat Bajo yang ada di 5 Kecamatan, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Utara,” tutur Abdul Halim.

Dia juga mengajak kepada segenap masyarakat Bajo untuk terus mendukung program pemerintah Konut. Karena ia yakin perhatian Bupati Ruksamin akan jadi catatan sejarah.

BACA JUGA :

“Insha Allah karya beliau akan selalu kita kenang, dan saya juga mengimbau agar sekiranya pada tahun 2020 mari bersama kita memilih pemimpin yang peduli komunitas kita,” ajaknya.

Sebelum mengakhiri wawancara, Sekum Kekar Bajo menitip pesan dalam bahasa Bajo, ‘Mendua Tambah Malsso, Dilajuan Lubbi Alak’ yang artinya “Dua Kali Tambah Baik,
Dilanjutkan Lebih Bagus’.

Video

BERITA TERKINI

METRO KENDARI

BERITA TERKINI

KOLAKA RAYA

BERITA TERKINI

SOSOK

KONAWE RAYA

TAJUK

Satu dari 16 Perempuan Alami Seks Pertama Kali Karena Diperkosa

INTERNASIONAL - Bagi lebih dari 3,3 juta anak perempuan dan perempuan di Amerika, hubungan seks untuk pertama

BERITA TERKINI

BUTON RAYA

PERISITIWA

BERITA TERKINI