oleh

KNPI Bersama Pemkab Muna Gelar Dialog Peran Pemuda Dalam Inovasi Daerah

-NEWS-358 dibaca

MUNA – Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Muna menyelenggarakan dialog kepemudaan bersama sejumlah Organisasi Kepemudaan, Paguyuban, Komunitas dan Dewan Perwakilan Kecamatan KNPI Se Kabupaten Muna, Jumat (14/1). Tujuan dialog ini menggagas konsep pembangunan kepemudaan yang sejalan dengan program pemerintah daerah.

Hadir sebagai narasumber Kepala Balitbang Muna, Syahrir yang merupakan leading sector program inovasi daerah dan juga La Husen Zuada yang merupakan Akademisi asal Universitas Tadulako. Kedua pemateri tersebut memaparkan presepektif yang berbeda dari pemerintah dan akademisi dalam melihat peran pemuda dalam inovasi daerah.

Kepala Balitbang Muna, Syahrir menyatakan sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan sekaligus membuka ruang keterlibatan Pemuda dalam Inovasi Daerah maka DPD KNPI Kabupaten Muna akan mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balitbang Muna.

Baca Juga : Wali Kota Resmikan Pembangunan Masjid Perumahan Ade Graha Bumi Asri

“Kita bisa adakan MoU sebagai ruang kerjasama pemuda dan Pemda. Bagaimana bersinergi dalam inovasi daerah. Peran pemuda hari ini dibutuhkan dalam mewujudkan inovasi-inovasi baru di Kabupaten Muna ini,” jelas Syahrir.

La Husen Zuada, akademisi asal Universitas Tadulako menjelaskan bahwa ledakan pertumbuhan kaum muda bukan hanya bisa menjadi bonus demografi namun juga menjadi bencana jika tidak dikelola secara strategis dan berkelanjutan.

“Bukan bonus demografi, tapi ledakan pertumbuhan kaum muda. Karena potensinya bisa saja ke arah yang lebih buruk jika tidak dikelola dengan baik. Kegiatan seperti ini bisa ditindaklanjuti dengan karya nyata. Ini penting bagi pembangunan daerah,” papar La Husen Zuada.

Sementara itu, sebagai keynote speaker, Ketua DPD KNPI Kabupaten Muna, La Ode Muhram Naadu, mengungkapkan bahwa arah pembangunan kepemudaan bisa sejalan dengan program pemerintah daerah. Dari sinergitas tersebut manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pemuda maupun pemda.

“Inovasi ini merupakan ikhtiar kami. Semoga Pemuda di tanah ini mampu menjadi pioner dan mitra strategis pemerintah dalam program yang bermanfaat langsung bagi diri pemuda pada khususnya, perekonomian masyarakat dan juga kemajuan daerah,” jelas Muhram yang merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Sulawesi Tenggara.

Salah satu perwakilan organisasi yang hadir, mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dirindukan oleh kepemudaan di Kabupaten Muna. Tidak hanya berupa dialog yang tidak berkelanjutan dampaknya.

“Selama ini banyak diskusi, seminar dan masih banyak lagi kegiatan yang digelar. Dampaknya tidak berkelanjutan. Diskusi tanpa aksi yang seolah menggugurkan kewajiban. Hari ini kami lihat diskusinya berbeda. Ada MoU yang digagas DPD KNPI Muna bersama Balitbang. Ini penting, mengingat pemuda butuh ruang dan akses dalam mengembangkan potensinya,” tegas Arifin yang merupakan perwakilan pemuda dari Kecamatan Lohia.

Saat ini berbagai agenda telah dilakukan DPD KNPI Muna. Beberapa kegiatan digelar dalam rangka menghidupkan kembali peran kepemudaan di Kabupaten Muna. Hal ini sekaligus mempersiapkan regenerasi kepengurusan DPD KNPI Muna melalui Musyawarah Daerah Pemuda KNPI yang akan digelar Februari.

 

Penulis : Arto Rasyid

Terkini