KONAWE KEPULAUAN, MEDIAKENDARI.COM — Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan memaparkan capaian pembangunan daerah melalui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk evaluasi atas satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan.
Pemerintah daerah menegaskan, LKPJ tidak hanya menjadi dokumen administratif yang disampaikan kepada DPRD, tetapi juga merupakan instrumen evaluasi utama dalam menilai efektivitas penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun terakhir.
Dari sektor ekonomi, Kabupaten Konawe Kepulauan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 11,64 persen pada triwulan IV tahun 2025, menjadikannya salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi secara nasional.

Capaian tersebut disebut didorong oleh penguatan sektor-sektor produktif masyarakat serta geliat ekonomi lokal yang terus menunjukkan tren positif.
Di bidang ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan hingga 1,52 persen, sekaligus menjadi yang terendah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pemerintah daerah menyebut capaian ini ditopang oleh perluasan lapangan kerja dan pengembangan usaha masyarakat.
Pada aspek pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Konawe Kepulauan meningkat menjadi 69,3 poin, yang mencerminkan peningkatan kualitas hidup masyarakat dari sisi pendidikan, kesehatan, dan daya beli.
Meski demikian, pemerintah daerah mengakui bahwa angka kemiskinan masih menjadi tantangan yang terus diupayakan penurunannya melalui pemerataan pembangunan serta program pengentasan kemiskinan berkelanjutan.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Konkep telah merealisasikan pembangunan berbagai sarana dasar, mulai dari jalan, jembatan, rumah layak huni, sanitasi, hingga penyediaan akses air bersih di sejumlah wilayah kepulauan.
Sementara pada sektor pendidikan, pemerintah menyalurkan bantuan pendidikan kepada lebih dari seribu mahasiswa dan santri tahfiz, serta menyediakan program seragam sekolah gratis bagi pelajar.
Di bidang kesehatan, pelayanan dasar diperkuat melalui program satu bidan satu perawat di 49 desa dan kelurahan, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau hampir 19 ribu warga.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Konawe Kepulauan juga mengalami peningkatan dari target awal sebesar Rp17 miliar menjadi Rp22 miliar, yang menunjukkan penguatan kapasitas fiskal daerah.
Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan menilai seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung visi pembangunan Wawonii Emas Berkelanjutan 2030.











