Reporter: Pendi
Editor: La Ode Adnan Irham
LASUSUA – Kasus pemerasan di salah satu SPBU di Kolaka Utara (Kolut) yang menyeret tiga terdakwa, Sukirman alias Uci, Adi Darsan dan Musakkir alias Aki kembali sidang di Pengadilan Negeri (PN) Lasusua, Kamis (05/12/2019).
Kuasa hukum ketiganya, Asdin Surya menilai kliennya murni dikriminalisasi. Pasalnya hingga beberapa kali sidang, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak terpenuhi.
Persidangan yang dipimpin Budi Prayitno SH MH dengan agenda pemeriksaan saksi itu, dalam fakta persidangan, saksi korban sendiri yang menawarkan uang Rp 1 Juta kepada salah satu terdakwa.
Bahkan saksi korban menyuruh mengantarkan uang tersebut kepada terdakwa, namun ditolak mentah-mentah oleh terdakwa.
Baca Juga :
- Demo Pemuda LIRA Konsel Soal Konflik Royalti Lahan di Blok D2 wilayah IUP PT Jagad Rayatama Watumohoti, Wakapolres Kompol Hartono Turun Langsung Kawal Hingga ke DPRD
- Pagi Buta Kapolres Konsel Jadi Polisi Lalu Lintas di Mowila, Ingatkan Pengendara: Pakai Helm, Jangan Pakai Knalpot Brong
- Cacat Hukum! Tender Jalan Motaha – Alangga dan Paket Peningkatan Jalan Kasipute – Lora – Bambaya Rp 30 Miliar Menang Tanpa Jaminan Penawaran, Ketua PII : Tunda Tahun Depan
Olehnya itu menurutnya, JPU tidak mampu membuktikan dakwaannya. Ia meminta JPU menuntut majelis hakim melepas atau membebaskan terdakwa.
“Bagaimana bisa terjadi kekerasan atau ancaman kekerasan, kalau korban dan terdakwa tidak pernah ketemu. Korban dan terdakwa juga tidak pernah berkomunikasi baik itu lewat telepon, SMS atau lainnya,” papar Asdin.
Untuk itu lanjutnya, karena kesalahan terdakwa tidak dapat dibuktikan, maka keputusan yang layak yakni memebaskan ketiga terdakwa. (C)











