Kondisi Tracking Mangrove Bungkutoko Memprihatinkan

NEWS282 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Kawasan Wisata Tracking Mangrove Kota Kendari di Pulau Bungkutoko pernah menjadi salah satu icon wisata favorit keluarga dan masyarakat.

Namun sayangnya, Kawasan wisata alam yang diresmikan pada 28 Januari 2016 lalu tersebut kini berada dalam kondisi yang tidak terawat dan memprihatinkan.

Baca Juga : Sekda Konsel Minta Seluruh Instansi Terlibat Dalam Program Penurunan Angka Stunting

Pasalnya, area tersebut kini banyak ditumbuhi tumbuhan liar yang menutupi jalan masuk menuju area wisata, bahkan gerbang bertuliskan Tracking Mangrove Bungkutoko’ yang dulunya jadi spot foto favorit.

Atas kondisi ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisita (Disbudpar) Kota Kendari, Fauziah A Rachman mengatakan, pihaknya akan merintis program kampung wisata.

“Mudah-mudahan tracking mangrove bisa kita perbaiki kembali untuk menjadi tempat wisata melalui program ini. Ini baru kita rintis tahun ini,” kata Fauziah A Rachman.

Baca Juga : Pemkot Kendari Perpanjang Waktu Pengerjaan Dua Proyek Pembangunan

Dia melanjutkan, pihaknya akan menghidupkan kembali Kawasan wisata tersebut. Untuk itu, dirinya akan berkoordinasi dengan kelompok sadar wisata yang ada di Bungkutoko.

“Karena ini baru kita rintis akhir tahun ini, dan kita belum lihat seperti apa dan apa penyebabnya sampai seperti itu. Tahun depan kita akan programkan dan kita hidupkan kembali,” tutupnya.

Reporter: Dila Aidzin

Facebook : Mediakendari