oleh

Pelaku Penganiayaan di Depan RS Abunawas Kendari Usai Nonton Konser Akhirnya Diamankan Polisi

-NEWS-414 dibaca

KENDARI,MEDIAKENDARI.COM – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari akhirnya berhasil mengamankan pelaku kasus penganiayaan secara berkelompok yang terjadi di depan Rumah Sakit (RS) Abu Nawas Kendari seusai nonton konser di MTQ, pada 29 Mei 2022.

Para pelaku itu masing-masing bernama, Putra Bafadal (20), Bagus Pramana (23), Muhamad Fikriawan (21), Eka Cahyadi Mandoa (26), Aldi (22), dan Andi Fikhy (21). Keenam pelaku itu ditangakap di dua lokasi berbeda, yakni di Kota Kendari dab Konawe.

Kasat Reskrim Polreta Kendari, AKP Fitrayadi, mengatakan penangkapan itu bermula dari diamankannya pelaku bernama Putra Bafadal Alas Uta, Bagus Pramana dan Muh. Fikriawan.

Baca Juga : IKS Kendari Tertinggi di Sultra, Wali Kota : Hal Biasa 

“tersangka Putra Bafadal Alas Uta, Bagus Pramana dan Muh. Fikriawan berhasil di amankan di taman perumahan DPR Jl. Brigjen M joenoes Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia Kota Kendari,” ujarnya, Rabu 20 Juli 2022.

Dari penangkapan itu, kemudian pihak kepolisian berhasil mengembangkan dan mengamankan Edi Cahyadi Mandoa, Aldi dan Andi Fikhy di Kelurahan Rawua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe.

“Yang mengayunkan parang hingga membuat korban Kasman mengalami luka robek pada bagian punggung dan lengan sebelah kanan adalah Bagus Pramana kemudian parang itu diberikan kepada Eka karena parang tersebut merupapan milik Eka,” ucapnya.

Keenam pelaku itu satu diantaranya yakni, Bagus Pramana merupakan residivis terkait kasus pengeroyokan. Sedangkan Putra Bafadal dan Bagus juga dilaporkan ke kepolisian karena kasus Pencurian dengan kekerasan ( Jambret) pada tanggal 16 Juli 2022.

Baca Juga : Warga Kolaka Utara Keluhkan Lumpur Tambang Banjiri Ribuan Pohon Sagu

Diketahui, diberita sebelumnya kronologi kejadian itu berawal saat korban singgah didepan RS Abunawas Kendari, Jalan tembusan mesjid Al Alam usai menontot konser di MTQ. Kemudian sekitar pukul 03.00 datang para pelaku menggunakan 4 motor dan 2 unit mobil.

“Korban yg sementara nongkrong bersama dengan teman-temanya, lalu para pelaku langsung menyerang korban dengan mengunakan sebilah parang sehingga korban langsung melompat kelaut lalu setelah itu para pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada punggung bagian kanan dan lengan kanan akibat Sabetan Senjata tajam.

Reporter : Muhammad Ismail