oleh

Randis Wabup Muna Terperangkap di Pelabuhan Ferry Tondasi

-NEWS-3.991 dibaca

MUNA BARAT – Kendaraan Dinas (Randis) Wakil Bupati Muna, Bachrun beserta puluhan kendaraan lainnya terperangkap di pelabuhan ferry Kabupaten Muna Barat (Mubar) penyebrangan Tondasi-Kasipute, Bombana, Senin 15 November 2021.

Peristiwa itu karena sedang terjadi air surut sehingga pintu keluar masuknya kendaraan (rampa) saat dibuka tidak rapat dengan dermaga pelengsengan (moveable bridge) yang terhubung. Akibatnya, dua unit kapal ferry yang memuat puluhan kendaraan terperangkap didermaga tondasi hingga berjam-jam.

Baca Juga :  45 UMKM di Kota Kendari Dilatih Gunakan  Go Digital

Pramuka

Bachrun menerangkan kendaraan yang ditumpanginya beserta kendaraan lainnya terperangkap didalam ferry sejak pukul 15.30 wita pasca sandar dipelabuhan penyebrangan tondasi dan baru dipastikan dapat lolos sekitar pukul 18.00 wita setelah air pasang.

“Sudah sekitar sejam lebih saya menunggu antrian untuk bisa turun dari ferry karena menurut informasi petugas KPLP setempat untuk bisa turun menunggu dulu air pasang sekitar pukul 18.00 wita,” kata Bahrun saat dihubungi MediaKendari.Com.

Bachrun mengatakan sebenarnya Ia hendak menggunakan jasa penyebrangan ferry torobulu-tampo dengan jadwal keberangkatan pukul 09.00 wita. Namun, saat tiba dipelabuhan ferry torobulu para supir truk sedang melakukan aksi demonstrasi.

Ia mengaku hal itu dipicu para supir truck sudah sepekan masih dilarang menggunakan jasa penyebrangan rute tampo karena perbaikan dermaga pelengsengan tampo baru saja selesai dikerja sehingga sementara waktu kendaraan bermuatan berat dilarang untuk melintas.

“Mereka (supir truck) demo karena sudah sepekan terjebak di pelabuhan ferry trobulu, mereka juga menuntut keadilan agar kendaraan penumpang lainnya maupun kendaraan pribadi diberlakukan aturan yang sama (dilarang menyebrang),” tandasnya.

Sampai berita ini diterbitkan mobil dinas Wakil Bupati Muna beserta puluhan kendaraan lainnya yang menumpangi dua unit ferry masih terperangkap di pelabuhan penyebrangan tondasi menunggu sampai air pasang.

Penulis : Arto Rasyid

Terkini