oleh

SMKN 4 Kendari Terpilih Jadi SMK PK Sultra Tahun 2022

-NEWS-1,543 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Tahun 2022 SMKN 4 Kendari melalui jurusan Multimedia, terpilih menjadi SMK Pusat Keunggulan (PK) di Sulawesi Tenggara, di mana pemilihan SMK PK sendiri ditentukan oleh pihak Kementrian Pendidikan.

SMK PK adalah salah satu program prioritas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud pada tahun 2021. Tujuan dari lahirnya program ini adalah mewujudkan pengembangan SMK, dengan program keahlian tertentu. Sehingga, terdapat peningkatan kualitas dan kinerja.

SMK Pusat Keunggulan sendiri bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja, atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam, dan menyeluruh dengan dunia kerja serta diharapkan menjadi pusat peningkatan kualitas dan rujukan bagi SMK lainnya.

Kepala SMKN 4 Kendari, Herman mengatakan, bahwa terpilihnya SMKN 4 menjadi SMK PK, itu berdasarkan dari hasil pemilihan atau seleksi yang dilakukan oleh pihak Kementrian Pendidikan.

Baca Juga : PLN Beri Bantuan Pendidikan Kepada Dua Siswa-Siswi Paskibraka Sultra

“Untuk SMK PK ini memang hanya satu jurusan saja yang akan dipilih. Untuk itu kami daftarkan jurusan Multimedia, setelah melalui proses pendaftaran dan lain sebagainya. Alhamdulillah kami terpilih,” ungkapnya, Rabu (5/10/2022).

Lanjut, kata dia, dalam SMK PK ada beberapa program yang harus dijalani, setidaknya ada sebanyak 20 program pengembangan dan peningkatan kompetensi pendidikan yang harus dijalani.

“Untuk sekarang total sudah ada 12 program yang telah kami kerjakan, di mana program pengembangan pendidikan ini telah ditentukan oleh pihak Kementrian, dan sekolah hanya tinggal menjalankan. Dan baru-baru ini, ada empat program yang berhasil kami laksanakan, yaitu peningkatan budaya kerja, perencanaan berbasis data, gerakan sekolah menyenangkan, dan bullying,” jelasnya.

Baca Juga : DPW Partai NasDem Sultra Siap Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024 

Herman mengatakan, bahwa SMK PK hanya fokus pada tiga komponen yaitu, peningkata sistem pendidikan serta kompetensi guru, peralatan, dan fisik.

“Untuk pembelajar sementara dilakukan yaitu melaksanakan 20 program pengembangan pendidikan, bahkan kami sementara magangkan dua guru untuk lebih meningkatkan kompetensi dan kualitas mereka. Dan untuk SMK PK ini, menggunakan kurikulum merdeka belajar,” katanya.

Dirinya menyebut, sedangkan peralatan, Alhamdulilah sekarang lagi sementara dilakukan pengadaan, yang memang di sesuaikan dengan yang ada di industri.

“Begitupun juga fisik, sementara proses pembangunan, di mana selama ini ruang praktek yang kami gunakan adalah ruang kelas, dan sekarang pembangunan ruang praktek lagi sementara dibangun. Untuk biaya pengadaan peralatan dan fisik, itu sepenuhnya di tanggung oleh pihak Kementrian,” pungkasnya.

 

Penulis : Redaksi