Reporter : Rahmat R.
Editor : Taya
KENDARI – Kunjungan kerja (Kunker) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Sultra Ali Mazi, Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara, Komisi V DPR RI dan Forkopimda, meninjau sejumlah lokasi seperti jembatan Ameroro dan Bendungan Wawotobi serta pengungsi korban banjir di Pohara.
Usai melakukan kunjungan, Basuki akan mengambil sejumlah langkah dalam menyelesaikan masalah banjir yang terjadi di Kabupaten Konawe serta Konawe Utara (Konut). Kata Basuki mengatasi banjir dengan melihat aliran dua sungai di Konawe yakni sungai Konaweha dan sungai Lahumbuti.
“Pertama mengatasi banjir itu sendiri, untuk yang kedepannya. Karena memang ada dua sungai ini yang menjadi penyebab banjir, Konawe dan Lahumbuti,” katanya.
PUPR akan melakukan penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, lanjut Basuki, pihaknya membangun tanggul di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Konaweha dan Sungai Lahumbuti.
“Saya melihat banyak rumah-rumah yang berada persis di pinggir sungai, diharapkan masyarakat harus mau pindah ke atas sedikit, agar bisa dibangun bendungan,” bebernya.
Untuk jangka panjang, kata Basuki, pemerintah pusat melalui Menteri PUPR akan mempercepat proses pengerjaan Bendungan Ladongi yang diperkirakan mampu menampung debit air hingga 40 juta meter kubik khususnya air dari anak sungai Konaweha.
Baca Juga :
- Konsorsium Aktivis di Konawe sebut KPK RI tidak Punya Taring Usut 8 Proyek Diduga Mengalami Kerugian Negara Pantastis?
- Buka Turnamen Kapolda Sultra Cup Basketball Competition 2026, Himawan Bayu Aji : Wadah Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi
- Silaturahmi ke Lanud Halu Oleo, Polda Sultra Perkuat Soliditas
- Pakai Busana Adat saat HUT IKWI ke 65, IKWI Sultra Masuk Juara
- BREAKING: ADV ASPIN S.H., M.H BANTAH KERAS PT SJAP “PLASMA 20% SEJAK 2023 TIDAK PERNAH SAMPAI KE WARGA WAWOONE!
- Kapolda Sultra Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Sultra guna Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Tidak hanya itu, pada tahun ini Kementerian PUPR juga akan melakukan tender pembangunan Bendungan Ameroro yang juga mampu menampung debit air hingga 40 juta meter kubik.
Sementara pada 2020 mendatang, PUPR segera membangun bendungan Pelosika yang daya tampungnya lebih besar dibandingkan bendungan lainya yakni mampu menampung debit air hingga 80 juta meter kubik.
“Tahun 2020 kita akan menender lagi bendungan yang agak besar, yaitu bendungan pelosika yang mampu menampung sekitar 800 juta meter kubik,” tukas Menteri Basuki.(a)











